‘Coffee Siong Kete’ Paket Wisata Desa Kembang Kuning

Kembang Kuning merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berkat pesona alam yang alami, desa wisata ini banyak digemari oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara.


Desa bersuhu dingin ini terletak di lereng gunung Rinjani dan memiliki bebagai bentuk kearifan lokal yang masih dipertahankan. Salah satu bentuk kearifan lokal yang digemari oleh wisatawan mancanegara di desa ini adalah proses pembuatan kopi bubuk.

Proses pembuatan kopi bubuk di desa wisata ini, yaitu diolah dengan cara dipanggang di atas kayu bakar. Agar rasa dan aromanya sangat khas, biji kopi pilihan digoreng di atas wajan yang terbuat dari tanah liat. Oleh masyarakat sasak yang ada di Pulau Lombok, alat penggorengan yang terbuat dari tanah liat disebut ‘kete’.

Atas kegemaran wisatawan mancanegara terhadap proses penggorengan kopi hitam, masyarakat Kembang Kuning menjadikan bentuk kearifan lokal ini sebagai  paket wisata ‘Coffee Siong Kete’. Paket wisata menggoreng biji kopi melalui wajan yang terbuat dari tanah liat ternyata berhasil, terbukti dengan banyaknya wisatawan mancanegara yang menjadi peminat.

Menurut Musanip, salah seorang pengelola paket wisata ‘Coffee Siong Kete’, bahwa proses penggorengan kopi secara tradisional hingga menyuguhkannya menjadi secangkir kopi sangat indah jika dibandingkan dengan cara modern. ”Kearifan lokal seperti inilah yang selalu dicari oleh para wisatawan mancanegara,” ujar Musanip.

Proses penggorengan bijian kopi pada masyarakat Kembang Kuning, biasanya mereka memilih di halaman atau di kitaran rumah. Namun bila kita betah menyaksikan proses penggorengan itu, kita pun dapat mengikuti proses tahap selanjutnya yaitu bagaimana bijian kopi yang sudah matang itu dipindahkan ke tempat penumbukan. Alat penumbuk kopi di sini juga terbuat dari batu, kecuali alat yang digunakan untuk menumbuk kopi adalah berbahan kayu.

Kebiasaan warga masyarakat Desa Wisata Kembang Kuning melakukan proses penggorengan kopi di sekitar halaman rumah mereka, memudahkan orang-orang termasuk wisatawan untuk dapat menyaksikannya. Apalagi bau harum dari bijian kopi yang sudah mulai menghitam di atas penggorengan tentu nikmat sekali. Wajar saja kalau beberapa wisatawan manca negara sering ditemukan di kawasan desa wisata ini yang mencoba memperagakan bagaimana sih rasanya bila menggoreng kopi dengan menggunakan kayu bakar.

Melihat perkembangan wisatawan mancanegara di Desa Kembang Kuning, khususnya kegemaran mereka untuk menyaksikan dan mencoba memperagakan penggorengan kopi di atas wajan yang terbuat dari tanah liat, tidak salah jika masyarakat Kembang Kuning telah menjadikan atraksi menggoreng kopi dari wajan tanah liat sebagai paket wisata ‘Coffee Siong Kete’. 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru