Baru Dibuka, Canvas Coffee Dibanjiri Pengunjung


KM. Sukamulia – Baru dibuka dua hari lalu, Spot Poto Canvas Coffee Dusun Batu Cangku Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur langsung dibanjiri oleh pengunjung. Tempat ngopi yang dihiasi oleh barisan bunga Gumitir dan spot poto hammock dan beberapa spot poto lainnya itu seolah menghipnotis perhatian publik sehingga pada hari kedua dibuka, tempat wisata tersebut mendapatkan kunjungan yang sangat ramai.

Minggu (21 Oktober 2018), kami berkunjung ke salah satu objek wisata yang katanya baru dibuka pada ahir minggu ini. Informs mengenai objek wisata tersebut kami dapatkan kemarin siang. Mendengar informasi tersebut, kamipun menjadwalkan kunjungan ke lokasi tersebut. Minggu siang, kami sampai juga di objek wisata baru dimaksud. Objek wisata tersebut adalah Canvas Coffee yang berlokasi di Segerongan Dusun Batu Cangku Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur.


Canvas Coffee, demikianlah si pemilik menamai Kedai Kopi yang dibangun di atas lahan sekitar dua are itu. Canvas Coffee buka sekedar Kedai Kopi, namun tempat itu merupakan taman Bunga Gumitir yang ahir-ahir ini buming dibudidayakan oleh para petani di sekiataran Desa Sapit dan beberapa tempat di wilayah Lombok Barat. Tempat itu dinamakan Canvas Coffe karena tujuan awal dibangunnya objek wisata tersebut adalah untuk memperomosikan produk kopi lokal Batu Cangku yang diberi merek “Canvas Coffee Tetebuk Lombok”.

Untuk memperomosikan “Canvas Coffee Tetebuk Lombok” yang merupakan hasil produksi asli masyarakat Dusun Batu Cangku, maka pemuda Dusun Batu Cangku membangun kedai kopi dengan lokasi semenarik mungkin supaya pengunjungnya tidak hanya sekedar ngopi. Atas inisiatif tersebut maka pemuda Dusun Batu Cangku menata lokasi kedai tersebut seindah mungkin dengan spot-spot poto yang sederhana tapi muach.


Lokasi kedai kopi tersebut dipenuhi Bunga Gumitir yang ditata sedemikian indahnya. Di tengah-tengah hamparan bunga Gumitir dibuat tempat-tempat duduk dari bahan kayu dan bekas ban mobil. Di sanalah pengunjung nangkring sambil menikmati Casvas Coffee yang disediakan oleh si pengelola. Untuk menarik perhatian pengunjung, pengelola objek wisata itu juga membuat spot-spot poto lainnya, seperti spot poto hammock dan Camping Ground.

Indahnya view bebukitan dan hamparan sawah di sekitaran kedai kopi tersebut juga mendambah indahnya suasana berwisata kopi di tempat itu. Belum lagi sejuknya udara pegunungannya di daerah itu yang membuat betah para pengunjung. Tidak heran jika baru dibuka dua hari lalu, Canvas Coffee langsung dibanjiri oleh pengunjunjung yang sepertinya sudah haus akan spot-spot wisata baru pasca gempa yang melanda Lombok sejak bulan Juli lalu.

Tempat ini kami buka dua hari lalu dan alhamdulillah sejak hari pertama dibuka, tempat kami ini mendapatkan kunjungan yang cukup ramai, kata Rahman yang ketika kami tanya ia mengatakan bahwa dirinya adalah pengelola Canvas Coffee itu.


Pemuda itu juga menceritaka bahwa sejak hari pertama dibukanya objek wisata yang dikelolanya bersama pemuda Dusun Batu Cangku itu, tempat mereka dibanjiri pengunjung. Pada hari Minggu (21 Oktober 2018), dari pagi hingga pukul 13.00 wita, pengunjungnya sudah mencapai 500-an orang. Keterangan yang sama juga kami dapatkan dari tukang parkirnya.

Sungguh, kami tercengang mendengar keterangan tersebut. Kami juga tercengang melihat para pengunjung yang hilir mudik di objek wisata tersebut. Sebagian besar pengunjungnya adalah muda mudi yang datang ke tempat itu hanya untuk poto-potoan dan sebagian kecilnya datang dengan tujuan berwisata sambil mecicipi nikmatnya Canvas Coffee yang dijual oleh pengelola. Kami nangkring di tempat itu hingga dikumandangkannya adzan Asar dan pengunjungnya masih terus berdatangan. Dengan demikian, pada hari minggu ini saja Canvas Coffee mendapatkan kunjungan di atas lima ratus orang pengunjung dan bahkan munkin hingga menjelang magrib pengunjungnya bisa mencapai hampir seribu orang. Sungguh luar biasa.