Kawis Krisant, Spot Swafoto Menarik di Tengah Jantung Kota

Bagi anda yang hobi swafoto, kampung wisata Kawis Krisant bisa menjadi alternatif pilihan wisata baru di pusat ibukota Provinsi NTB. Di tempat ini banyak spot menarik dan unik yang bisa diabadikan.

Tren kampung warna warni kini mulai merambah ke Kota Mataram. Jika di Yogyakarta dan Malang terkenal dengan kampung warna warni Kali Code dan Jodipan. Di Lombok sendiri, tepatnya di Kelurahan Selaparang, Mataram, terdapat kampung dengan nuansa warna warni yang diberi nama kampung wisata Kawis Krisant. 

Hampir seluruh dinding rumah warga di tempat ini dicat sedemikian rupa dengan berbagai lukisan mural yang menarik bahkan menginspirasi. Konon, kampung ini dulunya terkenal kumuh, namun kini disulap menjadi kampung yang indah dan unik berkat kreatifitas para pemuda dan warga setempat. 

Menurut penuturan ketua kampung wisata Kawis Krisant, Suryadi, ide mengubah wajah kampung Kawis Krisant menjadi kampung wisata karena keprihatinan sekelompok pemuda dari bank sampah mandiri NTB yang ingin mengubah perilaku warga bantaran sungai agar tidak membuang sampah sembarangan terlebih ke dalam sungai.

"Dulu banyak warga yang suka buang sampah sembarangan ke sungai, itu yang buat kita prihatin sehingga terpikirlah ide untuk mengubah wajah kampung jadi lebih menarik," ungkapnya.

Warga kampung diberikan edukasi sehingga memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya, bahkan secara sukarela ikut mengembangkan bahkan mengubah wajah kampung mereka menjadi indah dan menawan.

Banyak wisatawan yang berdatangan untuk berburu foto di sekitar lokasi kampung. Pengunjung tidak hanya datang dari wisatawan lokal, tidak sedikit pula wisatawan asing yang tertarik mengunjungi kampung ini. Banyak spot menarik dan unik yang bisa dijadikan alternatif berswafoto.

Salah satu pengunjung, Silviana mengatakan tempat ini sangat bagus dan unik. Cocok bagi para pecinta selfie. "Sangat bagus dan unik, sebelumnya kan konsep kampung seperti ini banyak di luar daerah, tapi ini di Lombok juga ada," tuturnya. 

Terdapat lima rute yang bisa dikunjungi mulai dari bank sampah, taman krisant, panggung syarif, panggung mancing hingga taman pintar. Saat ini kampung Kawis Krisant masih menggunakan dana swadaya dan masih secara bertahap melakukan perbaikan dan membangun spot menarik. 

Para penggagas kampung ini berharap ada bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki kampung ini sebagai salah satu obyek wisata baru di tengah jantung ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Luk) 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru