logoblog

Cari

Berburu Buntek Landak, Wisata Malam Anak Kampung

Berburu Buntek Landak, Wisata Malam Anak Kampung

KM. Sukamulia - Berburu ikan adalah salah satu kegiatan wisata malam yang sudah cukup lama dilakukan oleh pemuda Dusun Sukamulia Desa

Wisata Jalan Jalan

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
29 Juni, 2019 16:35:03
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 5610 Kali

KM. Sukamulia - Berburu ikan adalah salah satu kegiatan wisata malam yang sudah cukup lama dilakukan oleh pemuda Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya (ASA Community). Salah satu jenis ikan yang keraf diburu adalah Buntek Landak (Ikan Buntal).

Kegiatan berburu ikan merupakan bagia dari kegiatan wisata malam anak kampung (anak-anak ASA Comunity). Kegiatan berburu ikan ini dilakukan dengan tujuan berwisata, bukan untuk mencari nafkah. 

Awalnya, kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi kegiatan negatif pada malam hari (mengkonsumsi miras). Namun, ahirnya kegiatan itu menjadi hobi yang memberikan danpak positif bagi kehidupan mereka, dimana dengan kegiatan ini mereka pelan-pelan melupakan miras dan ahirnya tidak lagi melakukan kegiatan negatif itu.

Berburu ikan dilakukan di sekitar pantai dan muara (menanga: bahasa Sasak) di wilayah Kecamatan Pringgabaya dan paling sering dilakukan di sekitar Pantai Pondok Kerakat, Pantai Ketapang, Labuhan Lombok dan Pantai Aik Manis.

Berburu Ikan Buntek Landak menjadi kegiatan pavorit mereka dan Buntek Landak paling banyak ditemukan di Pantai Aik Manis Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya.

Buntek Landak adalah salah satu jenis ikan yang cukup unik dan lumayan berbahaya. Jenis ikan ini tergolong beracun dan agak liar. Meskipun agak liar, ikan ini tidak terlalu sulit untuk ditangkap pada malam hari sehingga berburu Ikan Buntek Landak selalu kami lakukan pada malam hari.

Untuk berburu Buntek Landak mereka menggunakan alat berupa senapan sederhana yang terbuat dari kayu dengan mata yang terbuat dari biji besi berukuran kecil (kawat yang agak besar) yang pada bagian ujungnya dipipihkan dan ditajamkan layaknya mata panah. Selain senapan kayu, peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan ini adalah senter kepala dan pisau.

Kegiatan ini biasa dilakukan secara berkelompok (6-belasan orang). Proses berburu agak ekstrim sebab Buntek Landak agak liar dan hanya bisa ditemukan saat air laut surut, belum lagi dilokasi perburuan juga banyak echinodermata (landak laut/bulun bawi: bahasa Sasak) yang duri-durinya cukup beracun. Untuk itu diperlukan kehati-hatian dan kejelian supaya tidak terjadi insiden yang membuat pemburu cedera oleh hewan laut tersebut selama proses perburuan.

Tidak asyk rasanya jika ikan yang lezat itu tidak diolah di tempat. Oleh sebab itu kami selalu memperosesnya di tepi pantai. Daging ikan ini paling lezat jika dibakar.

Dalam proses pengolahannya dibutuhkan ketelitian dan harus pula berhati-hati sebab duri yang tumbuh di seluruh tubuh ikan ini sangat tajam dan sangat perih jika anggota badan kita tertusuk.

 

Baca Juga :


Demi keamanan dan memudahkan proses pengolahan, ikan ini dibakar bersama bulu-bulu tajamnya. Setelah dibakar, barulah kulitnya dikupas bersih. Di bawah kulitnya terdapat lendir yang mengandung racun sehingga lendir itu harus dibersihkan dengan seteliti mungkin. Seluruh isi perutnya juga harus dibuang sebab hati dan telur Buntek Landak mengandung racun yang  mematikan.

Setelah daging ikan betul-betul bersih, ikan tersebut dibakar lagi hingga matang dan betul-betul kering sehingga dagingnya aman dikonsumsi.

Kelezatan daging ikan Buntek Landak tidak akan terasa nikmat untuk disantap tanpa diberi bumbu. Oleh sebab itu, mereka membuat sambal (Beberok Terongaceh: bahasa Sasak) sebagai bumbunya. 

Untuk mendapatkan rasa yang lezat maka daging Buntek Landak diaduk dengan bumbu Beberok Terongaceh yang sudah disiapkan. Setelah semuanya fix maka daging Buntek Landak siap disantap sambil menikmati suasana malam di tepi pantai.

Selain menangkap Ikan Buntek Landak, Anak-anak ASA Community juga sering memburu ikan mujair di kawasan menanga dan sungai di sekitaran Pantai. Untuk hasil tangkapan berupa mujair, biasanya diolah dan mereka santap bersama di tidak markas ASA Community. 

Hal yang menarik dari wisata malam anak kampung ini adalah kegiatan tersebut mengurangi kebiasaan mereka berwisata malam di cafe dan atau tempat-tempat karaoke yang anemonya membawa mereka melakukan hal-hal negatif. Dengan wisata malam berburu ikan, mereka terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif dan membuat mereka lebih sehat, bahkan terbebas dari miras.

Nah, jika anda ingin mencoba betapa serunya berburu ikan di malam hari maka berkunjunglah ke tempat kami. Kami akan membawa anda menikmati wisata malam yang seru dan agak menantang, lebih-lebih kalau berburu Buntek Landak.
_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan