logoblog

Cari

Pesona Sandekala

Pesona Sandekala

KM. Sukamulia – Taman Sandekala merupakan salah satu spot wisata yang dikemas sedemikian indahnya sehingga membuat siapa saja yang mengunjunginya merasa

Wisata Jalan Jalan

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
28 April, 2019 01:31:49
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 4760 Kali

KM. Sukamulia – Taman Sandekala merupakan salah satu spot wisata yang dikemas sedemikian indahnya sehingga membuat siapa saja yang mengunjunginya merasa nyaman dan berlama-lama menikmati destinasinya. Dari lokasi Taman Sandekala, pengunjung dapat menikmati indahnya panorama alam Desa Sapit. Tidak hanya menikmati panorama alam, di spot wisata yang satu ini para pengunjung juga dimanjakan oleh sejuknya udara pegunungan sertakulinet tradisional yang dijajakan di Sandekala Café.

Siapa yang tidak kenal dengan Desa Wisata Sapit, yach Desa Wisata yang satu ini memiliki segunak destinasi wisata yang tiada, mulai dari destinasi wisata alam, wisata sejarah dan budaya, serta wisata jalan-jalan. Pokdarwis Langgar Pusaka yang membentengi Desa Wisata ini senantiasa berinovasi dalam mengembangkan destinasi wisata desanya sehingga saat ini Desa Wisata Sapit bisa dikatakan lebih buming dari pada Desa Wisata Sembalun. Salah spot wisata yang baru saja dibuka sebagai bagian dari destinasi wisata jalan-jalan di seputaran Desa Wisata Sapit adalah Taman Sandekala atau yang lebih dikenal dengan nama Sandekala Garden.

Sandekala Garden and Café merupakan salah satu spot wisata yang baru-baru ini dibuka sebagai salah satu destinasi wisata di Desa Sapit. Destinasi wisata yang satu ini dilauncing  pada awal bulan April 2019 (06 April 2019). Spot wisata jalan-jalan ini dikemas sedemikian rupa oleh para pengurus Pokdarwis Langgar Pusaka Desa Sapit sehingga pungunjungnya selalu betah menikmati destinasi yang disuguhkannya.

Secara umum masyarakat sasak mengenal istialah “Sandekala” yakni waktu dikala senja hendak menuju malam. Masyarakat Sasak juga meyakini bahwa Sandekala merupakan waktu yang berbahaya sebab pada waktu itu mahluk astral sering mengganggu manusia dan manusia yang kena dengan gangguannya akan mengalami sakit. Namun mengapa Pokdarwis Langgar Pusaka menamakannya dengan istilah yang ngeri itu ?, ceritanya begini; lokasi dibangunnya spot wisata ini merupakan lokasi yang paling tepat untuk menikmati indahnya senja. Dari lokasi dimana spot ini dibangun, kita dapat menyaksikan indahnya suasana Rinjani di senja hari, suasana Desa Sapit dengan sawah teraseringnya, dan indahnya pesona sunset. Jadi di waktu Sandekala, dari tempat tersebut kita dapat menikmati betapa indahnya pesona senja di kaki Gunung Rinjani.

Warga dan Pencinta Kampung Media NTB serta Para Pencinta Wisata yang kami banggakan, jujur penulis katakana bahwa penulis sangat terkesima saat berkunjung ke Taman Sandeka. Di tempat ini penulis merasakan sensasi wisata yang berbeda dari objek-objek wisata lainnya, bagaimana tidak sebagai seorang pencinta nasionalisme tentunya penulis merasa sangat bangga ketika menyaksikan sang saka Merah Putih berkibar di tengah-tengah Taman Sandekala. Yach, cukup langka penulis temukan objek wisata yang menegakkan tiang tempat berkibarnya Merah Putih diantara keindahan destinasi yang disuguhkannya. Sungguh, hal itulah yang membuat penulis betul-betul terkesima dan merasa bangga dapat berkunjung ke Taman Sandekala pada minggu kedua setelah taman tersebut dibuka untuk umum.

Bukan hanya itu, banyak hal yang juga membuat penulis terkesima saat menikmati indahnya pesona Taman Sandekala. Di pintu masuknya penulis disambut oleh pengelolanya yang ramah, belum lagi tulisan Sapta Pesona yang terpampang di samping kiri gapura taman. Taman wisata ini juga menyuguhkan berbagai spot yang tidak ditemukan di tempat lainnya, seperti Spot Rumah Pohon Kembar, Taman Gumitir, Camping Ground dan lain-lain.

Taman Sandekala menyuguhkan pesona yang begitu indah dan memanjakan indra pengelihatan setiap pengunjungnya. Taman Gumitir yang dikemas dengan model Taman Labirin terhampar demikian mempesona, belum lagi hamparan petakan sawah terasering masyarakat Sapit yang terlihat demikian indahnya jika dilihat dari atas Rumah Pohon Kembar yang dibuat menyerupai menara. Dari atas Rumah Pohon Kembar, kita juga bisa menyaksikan pemandangan permapungan Desa Sapit dengan masjidnya yang terlihat demikian menawan. Penulis yakin, anda juga akan merasakan hal yang sama jika anda berkunjung dan menikmati destinasi wisata yang disuguhkan di temtan yang satu ini.

 

Baca Juga :


Oya, perlu diketahui bahwa di Taman Sandekala anda pengunjung dapat menikmati kuliner khas Sapit yang disebut dengan nama Kopi Megalith. Yach, Kopi Megalith, demikianlah nama kopi hitam pekat hasil olehan masyarakat Desa Sapit yang dijajaka di Sandekala Café. Penulis mencoba menikmati kopi itu dan ternyata rasa dan aromanya cukup berbeda dengan kopi hitam yang pernah penulis coba di tempat lainnya.

Adduh, kayaknya kepanjangan nich… Warga dan Pencinta Kampung Media NTB serta Para Pencinta Wisata yang kami banggakan, rasanya tidak elok jika anda hanya mendengar cerita atau membaca artikel yang berkaitan dengan spot wisata ini. Untuk itu, silahkan berkunjung langsung agar anda dapat secara langsung menikmati indahnya pesona wisata yang disuguhkan di Taman Sandekala dan akan lebih sempurna lagi jika anda dapat menikmati senda, camping dan menimati pesona sunrise dari lokasi spot wisata ini.

Jika anda hendak berkunjung, anda tidak perlu bingung mencari lokasinya, cukup anda bertanya kepada embah google, niscaya beliau akan memberi tahua anda dengan detail dan jelas sebab lokasi Taman Sandeka sudah terdapatar di google. Okeh, terimakasih atas kunjungannya dan Salam dari Kampung.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan