logoblog

Cari

Nikmati Wisata Desa Pelat

Nikmati Wisata Desa Pelat

Evi Supiati, Camat Unter Iwes Kab Sumbawa punya keberanian yang perlu dicontoh. Bersama Tim Kecamatan dia tampil mempromosikan produk unggulan warganya

Wisata Jalan Jalan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
03 Maret, 2019 20:33:43
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 3417 Kali

Evi Supiati, Camat Unter Iwes Kab Sumbawa punya keberanian yang perlu dicontoh.

Bersama Tim Kecamatan dia tampil mempromosikan produk unggulan warganya di “Inspiratif Expo” saat Car Free Day di Jalan Udayana Mataram (3/3/19).

Ada hasil kerajinan tangan buah karya terampil warganya dan yang paling top adalah Paket Wisata Desa Pelat.

Saat diwawancarai, Kartini Sumbawa ini memperkenalkan dirinya dan baru menjabat camat tahun 2018 lalu.

 “Kami memanfaatkan IE sebagai media gratis untuk mempromosikan produk-produk yang ada di kecamatan kami,” sebutnya.

Camat Unter Iwes ini, didepan pengunjung Inspiratif Expo memperkenalkan produk hasil dari masyarakat yang dipimpinya.

“Selain terkenal dengan madu sebagai produk primadonanya, Kabupaten Sumbawa ternyata menyimpan potensi hasil karya UKM dari desa.

Menurutnya, jenis-jenis kue atau jajanan yang mungkin sudah lama menjadi ciri khas kecamatan Unter Iwes yang ingin dipromosikan. Kue ini merupakan jajanan rakyat yang biasa dibuat oleh masyarakat desa ketika ada hajatan.

Kami mengkhususkan dan mengangkat kembali produk jaman dulu atau jadul istilah kerenya, yang dihasilkan oleh masyarakat kecamatan Unter Iwes

Namun dikemas dengan menarik sehingga menarik untuk dipasarkan. “Ada jenis kue seperti tepung lapo, tepung pla, manjarea. Ada juga sambal masien, ada sambal sirawir, ada terasi, ada kawa punti atau kopi rasa pisang, minuman penambah energi yang terbuat dari rempah, madu hitam, minyak sumbawa.

“Sambal Masien ini terbuat dari udang kecil sejenis rebong, yang digoreng dengan minyak kelapa hasil produk sendiri, sedangkan sambal sirawir terbuat dari cabe hijau dan kemiri,” jelas ibu Evi.

Disamping aneka kuliner dan jajanan khas rakyat Sumbawa, kami juga membawa produk sofenir hasil karya pemuda kreatif kecamatan Unter Iwes seperti miniatur motor gede, sepeda, perahu, kuda.

Hasil kerajinan ini terbuat dari limbah kayu jati sisa produk mebel, batok kelapa dan potongan bambu yang tidak terpakai. “Ini hasil olahan tangan karya masyarakat dari barang sisa atau limbah, namun diubah menjadi karya yang bernilai ekonomis oleh pemuda setempat,” kata Evi.

Kami menginisiasi masyarakat untuk menyediakan promosi dan pasarkan hasil karya mereka. “Kami memang tidak menghasilkan produk, namun menjadi portal bagi masyarakat untuk medapatkan produk-produk dari kabupaten Sumbawa,”

Nah, ini hal menarik yang ada di kecamatan Unter Iwes, paket wisatanya. Pemerintah Kecamatan Unter Iwes ingin mengangkat pariwisata berbasis masyarakat.

Paket ini natural tanpa dibuat-buat, dengan memanfaatkan budaya dan tradisi yang ada di masyarakat Unter Iwes.

 

Baca Juga :


Paket ini sudah dibuka, awal tahun 2019 yang lalu,  pariwisata berbasis masyarakat di kecamatan Under Iwes ingin dikenalkan kepada masyarakat diluar Kabuapten Sumbawa.

Apa saja paket wisata yang dijual oleh kecamatan Unter Iwes, Ayo kita simak, ada paket One Day Trip Desa Pelat yang didalamnya bisa mengikuti dan belajat kerajinan masyarakat setempat, seperti belajat menenun. Jalan-jalan di area persawahan, perkampungan dan fasulitas snak berupa jajanan rakyat dan makan ala Unter Iwes.

Nah, bagi yang suka tracking atau outbound, bisa mencoba untuk paket yang ini. Paket Hiking ini bagi anda yang suka berpetualang, mendaki pegunungan Olat Ojong dengan ketinggian 281 m, setiap pos saat mendaki disediakan minuman tradisional untuk menambah stamina, asik juga ya.

Yang tidak kalah seru lagi, ternyata ada Paket Paket 3 hari 2 malam (3H2M) desa Pelat, pengunjung yang mencoba memesan paket ini akan diajak menginap di Homestay. Rumah penduduk setempat. Bukan Homestay biasa kaya di Sembalun atau Gili Trawangan.

Pada paket ini juga, menawarkan buat anda yang ingin mengetahui proses cara menanam padi disawah, dari awal hingga akhir.  Terus kemudian, selama inikan kita biasanya hanya memandikan motor atau burung, nah mau coba yang lebih menantang di Unter Iwes, memandikan sapi.  Menarik bukan?

Kemudian ada paket kursus singkat belajar silat, Beladiri silat tradisional khas desa Pelat Namanya Gentao. Beladiri yang satu ini juga dikenal di Bima. Sejenis permainan menggunakan tangan kosong atau media seperti rotan atau kayu untuk saling memukul dan bertahan. Kalau di Lombok semacam Peresean.

Kita juga akan diajak mengunjungi budidaya madu hitam atau trigona. Bagaimana proses hingga madu ini dikemes dalam wadah untuk dijual.

Yang lebih mengasikan lagi kita akan disambut bagaikan raja, diselendangi dan menggunakan sarung, berbaur dengan masyarakat setempat.

Sepertinya patut dicoba untuk datang mengunjungi kecamatan Unter Iwes. Kalau anda menggunakan mobil atau bis dari Pulau Lombok sampai diterminal Sumbawa, cukup ditempuh 15 menit perjalanan menggunakan mobil pribadi atau motor dari pusat Kota Sumbawa.

“Pokoknya kalau ke Sumbawa tujuan kecamatan Unter Iwes ada petunjuk jalan, atau kalau sudah di kota Sumbawa, menggunakan ojek dari terminal sekitar 5 menitan ke kantor camat ongkosnya Rp.20 ribu, anda menanyakan orang semua tahu,”kata Camat Perempuan ini.

Camat Unter Iwes, awalnya hadir di kegiatan Inspiratif Expo di ajak camat Lantung, Kabupaten Sumbawa. Yang bulan Februari lalu, hadir sebagai 10 Top Inovasi Pelayanan Publik di Inspiratif Expo. Camat Lantung juga memperkenalkan destinasi  wisata di kecamatan Lantung.

“Ayo promosikan potensi desa dusun dan kampung kita di Inpiratif Expo. Tidak dipungut biaya,”ajak Evi Supiati  (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan