logoblog

Cari

Pramuwisata Lombok Tengah Kedepankan Moral Dan Etika

 Pramuwisata Lombok Tengah Kedepankan Moral Dan Etika

Dewan Pimpinan Cabang Himpunan  Pramuwisata Indonesia Lombok Tengah (DPC HPI LOTENG) menggelar Musyarawah Cabang (Muscab), di Praya pada 12/12/2018. Sebagai ruang

Wisata Jalan Jalan

Muhammad Sahrain
Oleh Muhammad Sahrain
13 Desember, 2018 06:19:26
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 9350 Kali

Dewan Pimpinan Cabang Himpunan  Pramuwisata Indonesia Lombok Tengah (DPC HPI LOTENG) menggelar Musyarawah Cabang (Muscab), di Praya pada 12/12/2018. Sebagai ruang pergantian pemimpin, dalam musyawarah tersebut terpilih Syamsul Bahri sebagai nahkoda baru masa jabatan 2018-2023. Pada momentun itu,  ketua terpilih akan membenahi citra para pramuwisata, bahwa di bawah HPI Lombok Tengah harus kedepankan moral dan etika.

Berdasarkan data kepanitiaan, hadir 74 peserta pemilihan beserta empat calon, di antaranya Syamsul Bahri, Lalu Teguh Wibowo, Mahdan,S.Pd., dan Lalu Muksin Salim. Suara figur dari calon Syamsul Bahri dengan total 41 pemilih mendominasi calon-calon lain. Dimana Teguh Wibobo dengan total 16 suara, Mahdan,S.Pd., berjumlah 10 suara, dan Muksin Salim mengantongi 7 suara. Dengan mendominasinya 41 suara, DPC HPI Loteng kini dipimpin oleh Syamsul Bahri menggantikan Karyadi Duyung sebagai pemimpin sebelumnnya.

Ketua DPC HPI Loteng terpilih Syamsul Bahri menyatakan, bahwa dengan diamanatkan dirinya sebagai nahkoda baru, ia berkomitmen menjadikan organisasi profesi ini sebagai  poros terdepan meramu warna pariwisata, khususnya Lombok Tengah.  "Dengan terpilihnya saya sebagai ketua insya allah kedepan HPI Loteng akan saya perkenalkan sebagai salah satu organisasi profesi dalam hal pariwisata Lombok Tengah dengan porsi kerja yang saya emban," katanya usai terpilih sebagai ketua.

Nahkoda baru DPC HPI Loteng ini menggambarkan,  citra pramuwisata saat ini sangat buruk di mata publik. Berdasarkan penilaiannya, ia melihat selama ini ketika orang mendengar kata guide maka yg terbesit dalam opini publik adalah  guide yang urak-urakan, dan berambut gondrong. Kendati demikian, ia berkomitmen akan mengedepankan pramuwisata Lombok Tengah dengan cita rasa moral dan etika.

 

Baca Juga :


Masih dalam suasana musyawarah, setelah terpilih belum lama dengan hitungan menit, ia mengkritik perhatian pemerintah terhadap sektor pariwisata terkesan acuh tak acuh. "Dengan modal dari PAD 200 miliar, kemudian 46 persen bersumber dari sektor pariwisata, maka HPI Loteng kedepan akan berkontribusi banyak pada sektor pariwisata, terutama mendorong pemerintah untuk penganggaran yg berpihak dalam pembangunan sektor ini," kritiknya.

Usai penyerahan SK langsung oleh ketua DPD HPI NTB, Dr. H. Ainuddin, SH., MH kepada ketua DPC HPI Loteng terpilih Syamsul Bahri, ketua terpilih berharap pemerintah lebih mempertimbangkan perhatian kedepannya berkolaborasi dalam membangun dunia pariwisata, baik secara fisik yang dikelola maupun manusia yang mengelolanya. "Semuanya harus diperhatikan, antara objek dan subjek pariwisata," harapnya. (MS)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan