logoblog

Cari

Tutup Iklan

Car Free Day, Gaya Hidup dan Interaksi Masyarakat

Car Free Day, Gaya Hidup dan Interaksi Masyarakat

Kalau anda datang ke Kota Mataram, setiap Minggu pagi ada kegiatan yang dapat dinikmati untuk mengisi hari libur. Alternatif paling murah

Wisata Jalan Jalan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
22 Juli, 2018 19:20:10
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 8058 Kali

Kalau anda datang ke Kota Mataram, setiap Minggu pagi ada kegiatan yang dapat dinikmati untuk mengisi hari libur. Alternatif paling murah dan meriah menikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor  atau kita sebut sebagai Car Free Day atau disingkat CFD.

Ya, Car Freeday di jalan Udayana menjadi tempat yang paling digemari masyarakat Kota Mataram untuk dikunjungi pada Minggu Pagi. Tapi harus bangun pagi-pagi. Jam 06.00-09.00 dari perempatan depan Islamic Center hingga Tugu Pesawat AU di Rembige bisa bebas berjalan menikmati suasana tanpa kendaraan. 
 
CFD memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan terhadap kendaraan bermotor. Kegiatan ini biasanya didorong oleh aktivis yang bergerak dalam bidang lingkungan dan transportasi. 

Sepanjang jalan Udayana mulai dari perempatan IC, ada banyak yang bisa dinikmati dan lakukan.  Semuanya ada saat CFD di Udayana, mulai dari berjalan pagi, jogging, bersepeda, bersepatu roda, berjualan, ikut senam pagi, atau hanya sekedar menikmati kuliner atau penampilan music jalanan.

Pokoknya, Car Free Day merupakan budaya baru bagi masyarakat sebagai ajang bersosialisasi dengan teman maupun keluarga dan juga sebagai sarana kesehatan jasmani yang bebas dari polusi.

Ratusan masyarakat memadati jalan Udayana di Minggu Pagi. Baik hanya sekedar berolahraga, jalan-jalan atau sarana masyarakat untuk berekreasi bersama keluarga, berkumpul dengan teman, dan bersosialisasi dengan masyarakat. Hal ini cakupannya sangat luas, semua orang bisa mengikuti, tidak mengenal kaya dan miskin, tidak mengenal usia, dan tidak mengenal status sosialnya.

Melihat kegiatan CFD yang banyak diminati oleh seluruh kalangan masyarakat, baik tua, muda serta anak-anak di  Mataram, CFD juga memberikan banyak manfaat dan berdampak pula pada kualitas udara yang kotor karena transportasi darat disekitar jalan Udayana.
 Memasuki kawasan jalan Udayana, pertama anda akan terpesona dengan keindahan Bangunan masjid Masjid Islamic Center Lombok  yang dilengkapi dengan menara yang menjulang tinggi sampai 99 meter. Keberadaan yang sangat strategis karena letaknya tepat di pusat kota, menjadikan masjid ini sebagai tujuan wisata religi baik wisatawan asing maupun lokal. 

Kemudian setelah menikmati IC, selanjutnya silakan anda menyisir ke Utara jalan Udayana, sepanjang sisi kanan dan kiri jalan deretan pedagang pakian, kuliner dan perkantoran pemerintah menampilkan berbagai kegiatan.

Salahsatu yang menjadi pusat perhatian pengunjung setiap Minggu adalah kegiatan Inspiratif Expo yang digagas oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) tepat di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB.

Kegiatan Inspiratif Expo setiap Minggunya selalu diisi dengan kegiatan senam dan berbagai kegiatan sosialisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB, dan Kementerian serta beberapa BUMN yang ada di NTB. Dikemas dengan menarik IE menjadi kegiatan yang diminati untuk dikunjungi karena berbagai hiburan dan informasi tersaji.

Setelah puas menikmati Inspiratif Expo, anda jangan berpuas diri, semakin ke Utara jalan Udayana semakin ramai. Jalan Udayana juga menjadi  ruang publik dan ruang interaksi sosial masyarakatnya. Kegiatan ini menjadikan warga kota yang biasanya jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya menjadi semakin intens untuk melakukan interaksi.

Dengan adanya interaksi ini ternyata menimbulkan beberapa hal positif seperti terjadi hubungan sosial yang lebih baik antara masyarakat sekitar, mencipatakan berbagai komunitas-komunitas kreatif dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama tergabung disini. 

 

Baca Juga :


Di taman Udayana, ada banyak aktifitas disana. Mulai dari pedagang pakian bahkan ibarat sebuah Mall portabel yang bisa berpindah pindah. Semua pedagang ada di Udayana. Mulai dari pedagang Pakian anak-anak, dewasa hingga orang tua.

Salahsatu pedagang yang menjajakan pakian wanita, Suhadi remaja asal Jempong yang masih duduk dikelas III salahsatu SMA di Kota Mataram ini mengaku, berjualan di jalan Udayana setiap Minggu saat CFD. Keuntungan yang diraup lumayan. Karena ditawarkan Suhadi harganya miring. “Biasa kalau di toko di Cakra pak celana kulot Jersi perempuan harganya 75.000 Rupiah, kalau disini kita beri pembeli dengan harga 45.000 Rupiah,”jelas Suhadi.

Selain Suhadi dan pedagang pakian lainnya,  pedagang yang menjajajkan kuliner  juga menjamur di CFD setiap Minggu pagi ini. Kalau haus atau lapar setelah berolahraga atau bersepeda atau berjalan kaki, nikmati berbagai kuliner di Udayana. Ada minuman ringan juga yang dijajakan oleh para PKL ini. Adi penjual Sosis Bakar bersama dengan teman-teman mahasiswanya berinovasi dan berkreasi menciptakan makanan sosis dengan resep yang enak di nikmati.

“Kami jual sosis 5.000 Rupiah per buahnya, sosis ini sudah di racik dengan bumbu rahasia kami. Setiap Minggu kami tetap berjualan disini, belajar menjadi eunterpreneship mas,” ujarnya.

Selain pedagang, di Udayana anda bisa memanjakan mata anda dengan atraksi berbagai komunitas atau kumpulan remaja dan anak muda yang berkumpul. Misalnya atraksi Sepatu Roda dari Komunitas In Line Skate Mataram. Anggotanya bahkan ada anak SD. Kelincahan mereka berseluncur dengan sepatu roda menjadi pusat perhatian para pengunjung CFD.

Di ujung sebelum Tugu Rembige, beberapa pedagang pisang maupun pakian menyajikan dengan mobil bak terbuka. Taman disisi kiri sebelum tugu, pedagang soto dan nasi menyajikan dengan menggelar tikar. Beberapa pembeli menikmati panganan pagi usai aktifitas dengan suasana yang asri dibawah rimbunan pohonan yang sejuk.

Tak ketinggalan, Komunitas  Ontel Mataram (KOMA) yang dikomandai Lanang pria asli Mataram ini eksis dengan beberapa pensiunan PNS dan Tentara di sisi Kanan trotoal jalan Udayanan. Meraka asik mengobrol ketika disambangi. Berbagai hal yang di bicarakan ketika berkumpul. Membicarakan spekpark sepeda nyang mulai langka dan kegiatan social lainnya. “Setiap Minggu pagi kita sempatkan untuk silaturahmi, sepeda ontel saat ini barang langkah, sulit didapatkan. Ajang tongkrongan ini menjadi media silaturahmi kami,” ujar Lanang.

Salahsatu pengunjung yang sempat duduk dan ngobrol menikmati kopi, Dian Mahasiswa Unram yang bertempat tinggal di BTN Kekalik mengatakan setiap pagi selalu datang untuk menikmati udara segar Udayana. CFD menjadi gaya hidup bagi remaja dank aula muda saat ini. Kalau ke CDF pasti penampilannya rapi dan sporty. “Dulu kita tau CFD ini hanya ada di Kota besar, namun saat ini CFD menjadi ruang public bagi masyarakat untuk menikmati udara segar ditengah kebisingan kota,” jelas Mahasiswa berparas cantik dan putih ini.

Saat anda sampai ditugu, beberapa petugas keamanan terlihat ramah menjaga pintu masuk ke acara CFD, jejeran motor rapi di parker dan ditata oleh beberapa petugas dari Perkim Kota Mataram. Jadi Tunggu apalagi, Kalau sempat datang ke Kota Mataram jangan lupa nikmati CFD di Udayana setiap Minggu pagi. (  )



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan