logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jalan-jalan Trotoar Langko Mataram

Jalan-jalan Trotoar Langko Mataram

Berjalan kaki atau jalan-jalan, sejatinya memberikan dampak kesehatan kepada siapa saja yang gemar melakukannya. Pada saat berjalan kaki orgam tubuh kita

Wisata Jalan Jalan

KM. Abiantubuh
Oleh KM. Abiantubuh
06 Maret, 2018 14:56:23
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 6460 Kali

Berjalan kaki atau jalan-jalan, sejatinya memberikan dampak kesehatan kepada siapa saja yang gemar melakukannya. Pada saat berjalan kaki orgam tubuh kita membakar kalori, mengeluarkan keringat beserta toksinnya. Begitu kata para ahli yang pernah pernah saya baca tulisannya. Saya sendiri sering melakukannya. Jika badan mulai kurang fit, saya malah melawannya dengan berjalan kaki agak jauh, agar keringat keluar. Setelah keluar keringat biasanya badan akan terasa lebih segar.

Kali ini saya akan bicara seputar jalan kaki di trotoar Mataram. Mataram sebagai pusat kota NTB memiliki trotoar yang cukup bagus , terutama di jalan-jalan utama. Meskipun kadang kita kesal, karena trotoar tersebut kadang dipenuhi tiang reklame. Tapi secara umum saya katakan trotoarnya di cukup bagus. Di jalan Langko misalnya. Jalan ini termasuk jalan tua. Tua karena sejak jamam penjajahan Belanda dan penguasaan Karang Asem, jalan Langko merupakan penghubung atau pintu masuk dari pelabuhan Ampenan menuju Mataram, Cakranegara dan tempat lain di pulau Lombok. Bukti-bukti jalan ini menjadi jalan tertua, masih bisa di lihat di photo arsip kota Mataram tahun 1900an, di mana terlihat pohon-pohon kenari di pinggir jalan, yang eksistensinya masih terjaga sampai saat ini. Pohon kenari berumur ratusan tahun ini, menjadi semacam situs yang bercerita tentang masa silam kota Mataram. Rindang pohon kenari di jalan Langko, memiliki kemiripan dengan jalanan di wilayah Dago, jalanan di Malang serta jalanan di Bogor yang juga memiliki pohon-pohon rimbun di tengah kota.

Selain menjadi penyumbang kesejukan, jalanan tua di Mataram bisa menjadi wisata sejarah yang unik. Ada teman saya menjual jalan kaki menjadi salah satu paket wisata, terutama jalan kaki. Paket wisata jalan kaki ini cukup banyak peminatnya. Wisatawan bias diajak berjalan menyusuri trotoar jalan Langko hingga Cakranegara. Sepanjang perjalanan wisatawan bisa melihat beberapa rumah peningglan jaman lampau, seperti rumah langko yang letaknya tidak jauh dari Polda NTB. Dan tentu saja sepanjang perjalanan wisatawan bisa menikmati rindang pohon Kenari. Di sekira jalan Langko juga terdapat Masjid Raya, dan masjid kebanggan NTB yaitu masjid Islamic Center Hubbul Wathan. Lalu kea rah timur ada Kantor Walikota, Pendopo Gubernur dan Pendopo walikota Mataram. Di simpang empat Mataram antara Kantor Walikota mataram dengan Pendopo Gubernur NTB, ada patung buaya berukuran besar yang usianya juga sudah cukup tua. Sebelumnya ada lapangan Sangkareang dengan Tugunya yang khas, yang dibuat pada masa HM Ruslan menjabat walikota Mataram. Lalu ke arah timur terdapat Mataram Mall dan makam jendral Belanda yang tewas saat berperang melawan penguasa Bali di Lombok. Jika perjalanan dilanjutkan terus menuju timur, maka wisatawan akan sampai di Taman Mayura dan Pura Meru, yang bersebelahan dengan masjid Al-Hidayah Cakranegara. Ayo siapa berani, jalan kaki dari Ampenan hingga Cakranegara. ()

 

Baca Juga :


 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan