logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sagele, Wisata Musim Tanam Di Bima

Sagele, Wisata Musim Tanam Di Bima

(KM. Makembo ) Setiap memasuki musim tanam, di Bima memiliki tradisi unik dalam menanam. Sejak ratusan tahun lalu, masyarakat Bima menanam

Wisata Jalan Jalan

KM. Makembo
Oleh KM. Makembo
26 November, 2017 16:54:27
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 1602 Kali

(KM. Makembo) Setiap memasuki musim tanam, di Bima memiliki tradisi unik dalam menanam. Sejak ratusan tahun lalu, masyarakat Bima menanam padi di ladang atau tegalan dengan bersenandung dan diiringi alat musik Biola dan Gambo (sejenis musik gambus). Tradisi ini dikenal dengan Arugele dan Sagele.  Arugele adalah senandung menanam tanpa diiringi alat musik Biola atau Gambo. Sedangkan Sagele diiringi Biola atau Gambo. Arugele masih dapat ditemui di lereng Lambitu seperti di Sambori, Teta, Kuta, Tarlawi, Donggo, dan sekitarnya. Sedangkan Sagele dapat ditemui di lereng pegunungan di sebelah utara dan timur kota Bima. Arugele diiringi senandung arugele saja. Sedangkan sagele diiringi dengan berbagai macam lagu-lagu khas Mbojo.

Diperkirakan arugele lebih dulu ada daripada sagele. Sagele merupakan proses pengembangan dari kesenian Arugele seiring perkembangan zaman dan masuknya Biola dan Gambo di Bima Dompu. Saat ini arugele sudah jarang diadakan di Sambori dan sekitarnya, malah sebagai hiburan anak anak muda di sana membawa Tape Recorder kecil dengan musik musik dangdut diputar sebagai hiburan disaat menanam. Hal itu tidak bisa dipungkiri karena memang kesenian itu bersifat dinamis mengikuti perkembangan zaman. Tidak tertutup kemungkinan, suatu saat nanti orang orag akan nge-band di tengah ladang atau membawa organ tunggal sebagai bentuk sagele moderen.
Pak Endo Suanda, Direktur Lembaga Pendidikan Seni Nusantara mengatakan bahwa arugele dan sagele adalah musik kerja yang unik dan perlu dilestarikan. Sagele memantik semangat kerja bagi para pelakunya. Karena sagele dan arugele sebagai bentuk apresiasi cita, rasa, dan karsa manusia Bima sejak berabad-abad silam yang menggugah rasa indah dalam diri manusia.

Saya melihat sagele dan arugele adalah potensi bagi Bima, jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengagendakan sebagai salah satu destinasi wisata minat khusus WISATA MUSIM TANAM kegiatan ini difasilitasi selama sepekan dengan berkoordinasi bersama seniman sagele dan pemilik lahan untuk menetapkan waktu tanam serentak selama sepekan.kemudian kegiatan ini dipromosikan melalui media sosial dan instansi pemerintah, sekolah sekolah serta perguruan tinggi dan komunitas masyarakat lainnya untuk mengikuti Wisata Musim Tanam. Di tahun pertama mungkin minat belum banyak, tetapi jika terus diagendakan,maka sagele dan arugele akan menjadi obyek wisata minat khusus di Bina Dompu dengan suguhan menu kuliner khas Biima. (Rim)

 

Baca Juga :




 
KM. Makembo

KM. Makembo

Pemimpin/Penanggungjawab : Ruslan. S.Sos ( Alan Malingi ) Bidang Pubdok/Kampung Media Ketua : Rahmat Hidayatullah Wakil Ketua : Dedy Kurniawan Sekretaris : Badrunsyah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan