logoblog

Cari

Asiknya Keliling Bima Bersama Blogger Jakarta

Asiknya Keliling Bima Bersama Blogger Jakarta

Berjalan-jalan di Bima tak lengkap rasanya jika tidak naik Benhur dan ke pasar Kota Bima, kata salah satu Traveler Bloger asal

Wisata Jalan Jalan

KM Samparaja
Oleh KM Samparaja
05 Agustus, 2015 08:02:55
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 3
Dibaca: 40254 Kali

Berjalan-jalan di Bima tak lengkap rasanya jika tidak naik Benhur dan ke pasar Kota Bima, kata salah satu Traveler Bloger asal Jakarta yang kemarin datang untuk mengunjungi Bima dan berlanjut ke Labuhan Bajo , Flores, untuk tour pertama para Traveler Blogger mengunjungi Museum Asi Mbojo di jalan Sultan Ibrahim sebelah timur lapangan merdeka Kota Bima. Para peserta City Tour ini berjumlah 10 Traveler Blogger dan di temani oleh Kampung Media Kota Bima dan Jelajah Bima dengan memakai dua mobil untuk mobilisasi.

Untuk masuk museum Asi Mbojo HTM (harga tiket masuk) hanya Rp.2000 perorangnya, para peserta city tour mengelilingi museum dengan memulainya di ruang penyimpanan pusaka lantai satu kemudian melanjutkan ke lantai dua dimana terdapat kamar Bung Karno (Soekarno) presiden pertama Indonesia pernah menginap.

Seusai mengunjungi museum, city tour berlanjut untuk makan siang bersama di salah satu kebun di Ule sambil menikmati suasana Teluk Bima yang mempesona, Bima sangat indah kata salah satu peserta karena kotanya yang dekat dengan teluk membuat nilai plus bagi Bima.

Seusai makan siang di kebun Ule tepat jam 2 siang city tour berlanjut ke arena pacuan kuda Panda, sekaligus menghadiri pembukaan tournament pacuan kuda dalam rangka HUT Bima, pada hari Minggu 2 Agustus 2015, para Traveler Blogger merasa takjub melihat kelihaian dan kelincahan para Joki kecil yang menunggangi kuda pacuan. Dengan tidak menyia-nyiakan waktu para peserta langsung mengabadikan moment para Joki Kecil yang berlaga di atas kudanya.

 

Baca Juga :


Setelah menyaksikan beberapa race pacuan kuda, city tour berlanjut mengunjungi Kota Tua Raba, sampai di Raba tepat pukul 4 sore, melihat bangunan tua sisa dari zaman Hindia Belanda yang masih berdiri kokoh di sepanjang Jalan Protokol Soekarno Hatta – Raba.

Setelah puas mengelilingi Kota Tua Raba, rombongan berlanjut menikmati sunset di atas bukit kuburan para Raja atau biasa dikenal dengan nama Dana Taraha, keindahan dan view pusat Kota Bima bisa terlihat dari atas bukit tersebut, tanpa basa basi para Traveler Bloger tersebut langsung mengabadikan moment tersebut dengan kamera mereka masing-masing. Di Dana Taraha adalah tempat terakhir untuk city tour tersebut. () -05



 

Artikel Terkait

3 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    06 Agustus, 2015

    mendengar ceritanya saja sudah senang, apalagi kalau keliling langsung di sana.


    1. KM Kaula

      KM Kaula

      11 Agustus, 2015

      InsyaAllah nanti kalau ada yang gratisan, sekarang masih belum cukup untuk beli tiket.


    2. KM Samparaja

      KM Samparaja

      08 Agustus, 2015

      ayo KM Kaula berkunjung ke Bima


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan