logoblog

Cari

Menatap Rinjani melalui Sembalun

Menatap Rinjani melalui Sembalun

Hari libur benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Apapun kegiatannya, "yang penting hal positif untuk meningkatkan semangat kerja" itulah jargon yang diusung.

Wisata Jalan Jalan

M Helmi Hariadi
Oleh M Helmi Hariadi
08 Mei, 2014 21:17:56
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 2
Dibaca: 15470 Kali

Hari libur benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Apapun kegiatannya, "yang penting hal positif untuk meningkatkan semangat kerja" itulah jargon yang diusung. Bermula dari rencana main-main ke sembalun, tiba-tiba muncul ide untuk jalan-jalan pakai motor menuju Sembalun. Dengan "RAPAT" kecil-kecilan disela-sela menjalankan tugas sebagai Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, akhirnya diputuskan untuk "PAWAI MOTOR" dari Mataram menuju Sembalun.

Saya yang mudik duluan karena menjalankan tugas ke Lombok Timur harus rela memulai acara dari perempatan Aikmel. Rumah orang tua saya di Wanasaba, sehingga pilihan terbaik untuk menunggu rekan kerja adalah di Aikmel. Sekitar jam 9.15 pagi, rombongan yang berangkat dari mataram telah tiba di Aikmel. Tidak perlu lama-lama, perjalanan dilanjutkan menuju tujuan utama. Dalam perjalanan, banyak hal baru yang terlihat. Maklum, itulah perjalanan saya yang pertama ke Sembalun pada saat pagi hari.

Setelah beberapa lama "MENDAKI" dengan motor, akhirnya sampai juga di Pusuk Sembalun. Saya kira akan sepi dengan pengunjung, karena memang tidak seperti Pusuk Lombok Barat yang sudah dikelola dengan baik. Terlihat disana banyak masyarakat yang ingin menyaksikan betapa indahnya alam ciptaan Yang Maha Kuasa. Bahkan kami bertemu beberapa Wisatawan Asing yang berasal dari Perancis dan Denmark.

Mumpung bertemu dengan bule, kami manfaatkan momen itu sebagai ajang promo kuliner tradisonal Lombok. Dalam rombongan kami, ikut seorang Guru Bahasa Inggris, sehingga komunikasi lebih mudah. Sambil berbincang, kami tawarkan Jajanan Bantal yang telah kami beli di Gapuk-Anjani Lombok Timur. Tampak mereka menikmati masakan yang belum pernah mereka rasakan itu.

 

Baca Juga :


Tak ingin melepaskan kesempatan, kami pun berfoto sambil memandangi indahnya Lombok melalui pegunungan. Namun sayang, kami tidak bisa melihat gagahnya rinjani karena tertutup kabut. Tapi tidak masalah, justru hal tersebut menjadi semangat untuk kembali lagi. Setelah itu, kamipun turun melalui sembalun menuju Lombok utara untuk meneruskan perjalanan ke kota Mataram.

 



 
M Helmi Hariadi

M Helmi Hariadi

Pernah belajar di SDN 3 Wanasaba, SMPN 3 Wanasaba, SMAN 1 Aikmel, dan Universitas Negeri Yogyakarta. Sekarang masih lanjut studi Magister Pendidikan Fisika UNY. Pernah Bekerja sebagai Laboran IPA (Fisika) di SMAN 1 Mataram (2012-2017)

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. Muhammad Shafwan

    Muhammad Shafwan

    09 Mei, 2014

    waah .. pasti menyenangkan perjalannya pak guru, kenapa ndak ngajak-ngajak.. hehe


    1. M Helmi Hariadi

      M Helmi Hariadi

      09 Mei, 2014

      yupz,,, asyikkkk... Lombok Eksotik kata orang-orang...


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan