logoblog

Cari

Catatan Traveller Kampung : Pesisir Labuhan Jontal

Catatan Traveller Kampung : Pesisir Labuhan Jontal

Labuhan Jontal terletak di sebelah utara Kecamatan Plampang, di daerah pesisir Utara teluk Santong. Letak Labuhan Jontal sangat strategis antara daerah

Wisata Jalan Jalan

Fahrurizki
Oleh Fahrurizki
23 Maret, 2014 15:25:11
Wisata Jalan Jalan
Komentar: 0
Dibaca: 18828 Kali

Labuhan Jontal terletak di sebelah utara Kecamatan Plampang, di daerah pesisir Utara teluk Santong. Letak Labuhan Jontal sangat strategis antara daerah pegunungan dan pesisir teluk, di Labuhan Jontal ini penduduknya kebanyakan berasal dari suku bugis, katanya, sehingga bahasa yang mereka pergunakan dalam keseharian beragam kadang bahasa Sumbawa dan Bugis. Jarak  Labuhan Jontal dengan Plampang 10 KM sedangkan dengan Desa Teluk Santong kurang lebih 150 meter.

Rata-rata penduduk Labuhan Jontal ini bekerja sebagai nelayan, biasanya para nelayannya mencari ikan hanya di sekitar teluk saleh dan santong, bila bulan Juni hasil tangkapan ikan sedikit mereka kadang sampe ke perairan Flores untuk menangkap ikan.

Labuhan Jontal pada bulan Februari dan Maret sering kali di datangi oleh pengusaha dari China yang ingin mencari beberapa hasil laut seperti tripang, sehingga banyak di temukan di tiap-tiap rumah penduduknya jemuran tripang bukan hanya tripang ikan-ikan pun sangat banyak yang di keringkan di pinggir jalan, bukan hanya penduduk asli Labuhan Jontal yang menjual tripang, saya bertemu dengan salah satu keluarga yang berasal dari Madura-Jawa Timur yang sengaja tinggal di Labuhan Jontal untuk berbisnis tripang, air lautnyapun masih sangat jernih.

Sayapun menyempatkan diri untuk berkeliling kesemua pojok-pojok kampung, alangkah indah dan uniknya bangunan rumah di Labuhan Jontal dengan gaya arsitektur Bugis dan Sumbawa, warna-warna bangunan yang ceria sehingga berkesan para penduduknya sangat ramah.

Di Labuhan Jontal hanya terdapat satu Sekolah Dasar (SD) sehingga untuk SMP dan SMA berada di Plampang. Bila tiba waktu pulang sekolah hanya ada satu transportasi mobil khusus mini bis untuk menjemput mereka dari sekolahnya.

Ada yang menarik cerita dari seseorang yang saya jumpai yaitu Pak Husain (42), beliau bercerita bila tiba waktu di musim cumi, Labuhan Jontal hanya terdapat wanita semua dan hanya beberapa pria karena banyak para prianya pergi mencari cumi sampai tiga dan empat hari, katanya.

 

Baca Juga :


Dan sayapun bertanya apakah tidak takut rampok bila para prianya pergi berlayar mencari cumi? Beliaupun tertawa mendengar pertanyaan saya, dia bercerita ada beberapa pria ditugaskan khusus untuk menjaga perkampungan layaknya Hansip katanya.

Itulah salah satu cerita saya saat mengunjungi Labuhan Jontal yang kaya akan hasil laut dan arsitektur rumah yang indah dengan di baluti warna-warni yang sangat ceria, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca dan menunjukkan betapa indahnya warisan alam dan budaya Nusantara. [] - (01)

kunjungi blog saya untuk melihat foto-foto Labuhan Jontal>>disini



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan